Ngobrol dengan Desi Master Chef Indonesia 2012

Q: Setelah Memenangkan Masterchef 2012, dan sebagai  wanita pertama yang memenangkan perlombaan memasak yang paling bergengsi Masterchef.  Apa langkah Ibu  selanjutnya?

A:  Saya bersama kedua partnernya saya,  Bapak Phillip Triatna dan Ibu Julie Tane  bulan Nov 2012 lalu ngobrol dan akhirnya kami sepakat untuk membuat Papan Permainan kuliner pertama  di Indonesia, sesuatu yang berbeda dan bersikap edukatif buat anak – anak dan keluarga. Saya juga sedang dalam proses membuat 2  buku saya, buku resep dan buku motivational, dan saat ini juga sedang merenovasi kitchen studio saya.

Q: Wow. Sibuk ya bu! Kembali ke Board game, ini kan zaman elektronik game, apa tidak takut ketinggalan zaman?

A: Takut?? Mengapa harus takut? Sebetulnya ada beberapa fakta mengerikan saat ini membuat kami ‘nekat’ mengeluarkan game yang “jadul” di tengah zaman elektronik ini. Saya pernah membaca artikel yang mengatakan : Jakarta Eyes Center melakukan penelitian, bahwa anak-anak yang sering main game elektronik cederung memiliki “lazy eyes” atau mata malas, yang artinya fungsi mata dibawah 100%.  Ini  semata – mata karena mata tidak terlatih melihat fokus yang berbeda.

Q: Buktinya apa ya? Dan bagaimana game board ini bisa mengatasinya?

A: Buktinya saat ini banyak sekali anak – anak kecil sudah harus memakai kacamata minus tebal, sangat berbeda dengan masa – masa sebelum elektronik muncul.  YUUK MASAK yang dibuat dengan warna – warna yang cerah dan objek – objek yang berbeda melatih fokus mata anak, karakternya pun lucu – lucu dan disukai anak – anak. Belom lagi jarak pandang ke board game sangat aman, beda dengan elektronik game yang cenderung dekat jarak pandangnya.

Q: Tapi bukannya lewat elektronik anak – anak sekarang lebih pintar dan kritik dibandingan anak – anak dulu yang cuma “nunut” aja?

A: Betul anak – anak sekarang  pintar, tapi kita mesti tau bahwa pintar bukan satu – satunya jalan menuju kesuksesan. Anak – anak yang sering main game elektronik cenderung ANTISOSIAL. Mereka lebih suka menyendiri, sibuk dengan dunianya sendiri, tidak mau bergabung dengan orang lain. Anak – anak yang anti sosial cenderung menjadi ‘trouble maker’. Kita tau beberapa kasus penembakan brutal yang  terjadi di Amerika berawal dari anak – anak yang antisosial, sibuk dengan dunia kita sendiri. Dan kita tidak mau  anak – anak kita seperti itu bukan? Saat bermain YUUK MASAK, kita dilatih untuk belajar menjadi sportif, menunggu giliran, dan tentunya belajar berhubungan dengan orang lain. Kunci keberhasilan seseorang adalah ketika mereka bisa membangun hubungan dengan orang lain, pintar saja tidak cukup.  Sudah banyak contoh orang – orang pintar tapi tidak berkarakter malah jadi sumber masalah.

Q: Bukankah di game elektronik banyak  bikin anak – anak jadi anteng?

A: Yaa… Antengnya anak – anak itu hanya saat main game aja, coba kalau lagi ga main game? Hahaha.. Kalau kita mau teliti lebih dekat, nilai – nilai apa ada di elektronik game ini? Sebagian besar adalah nilai kekerasan dan sensualitas. Tentunya Ini akan sangat berpengaruh kepada pertumbuhan emosional anak.  Di game YUUK MASAK kami mengisi anak – anak dengan nilai – nilai karakter yang mulia,  baik diatas papan permainan maupun di kartu makan bersama.  Saya terlalu percaya  bahwa anak – anak yang berkarakter mulia, akan memiliki karakter ‘anteng’  sejati alias  mampu menguasai dirinya saat menghadapi tantangan didepannya nanti dan jadi orang yangberhasil.

Q: Untuk umur berapa permainan ini?

A: Ini permainan untuk segala umur. Sebetulnya jika ditemani orangtua, anak – anak umur 6 tahun juga sudah bisa main.  Kami rindu melihat  kebersamaan didalam keluarga muncul kembali.  Jadi kita ga perlu bingung mau kemana kalo liburan.  Anak – anak menterjemahkan kasih sayang = W.A.K.T.U  jadi artinya mereka sangat merindukan waktu main bersama keluarga, terutama di masa – masa emas mereka.  Dan kita harus ingat bahwa waktu berjalan sangat cepat, maka ada waktunya mereka ga mau lagi main dengan orangtuanya. Manfaatkan waktu kebersamaan itu selagi bisa.

Q: Apakah board game ini hanya untuk anak – anak saja?

A: Ga juga sih, ini paket lengkap   hahaha,  ibu-ibu juga bakal “happy” karena di dalamnya juga terdapat resep – resep saya yang bisa langsung praktek sesudah main game. Kan  seru jadinya! Sesudah itu makan bersama keluarga! Mari kita nyatakan kasih sayang kita di meja makan. Bukan hanya itu saja, anak-anakpun akhirnya bisa mengenal kuliner Indonesia maupun international  dari usia dini. Satu saat kita akan  bangga melihat anak kita jadi chef ternama membawa nama bangsa Indonesia ke dunia international.  Board game ini juga cocok jadi hadiah yang membangun orang lain.

Q: Pertanyaan terakhir nih Bagaimana caranya mendapatkan Board game ini, harganya berapa?

A: Distributor kami ada dibeberapa daerah. Jika anda setuju dengan kami, kami juga membuka kerjasama menjadi distributor, supaya kita bisa sama-sama memberi perubahan yang positif kepada generasi muda kita. Untuk seri selera Nusantara, harga kami Rp. 99.000,- (harga Jakarta)  belum termasuk ongkos kirim. Didaerah biasanya tergantung ongkos kirimnya masing2, tentunya beda dengan harga Jakarta. Tapi yang pasti dengan kualitas yang kami berikan, harga ini jauh lebih murah dibandingkan permainan yang sejenisnya. Beberapa distributor kami adalah:
BANGKA :
1. RAINBOW STORE, NOVILLA BOUTIQUE RESORT, Jl. Kampung Pasir, Sungailiat Bangka
2. TOKO HONEY Baby, JL Muhidin 39, Sungailiat
JAKARTA :
SAUDAGAR KOPI,  Jl Sabang, Jakarta Pusat
LAMPUNG : Eva  0812791195
BALIKPAPAN : Wenny  085247330888
Atau pemesanan melalui  twitter @DesiMC2, @PhillipTriatna
Fb desi fanbase: Desi masterchef Indonesia season 2

Q : Terima kasih Bu Desi untuk bincang – bincangnya. Terus jadi inspirasi buat bangsa!